Sabtu, 23 April 2016

Kanker & Hipnoterapi

Apakah kanker pasti bisa sembuh dengan hipnoterapi? sebelum menjawab pertanyaan ini perlu ditegaskan bahwa hipnoterapi, dalam konteks membantu penderita kanker, sifatnya melengkapi atau mendukung dan bukan mengganti tindakan medis. Untuk itu, hipnoterapis perlu tahu dengan jelas batasan kompetensinya dan keefektifan hipnoterapi dalam bantu penderita kanker.

Ada cukup banyak jenis kanker. Sejauh ini kita kenal, antara lain, kanker serviks, payudara, paru-paru, usus besar, usus, ovarium, hati, lambung, kulit, limfoma, lidah, prostat, kelenjar thyroid, kanker vagina, penis, osteosarcoma, multiple myeloma, kerongkongan, pankreas, nasofaring, rongga mulut, tulang, laring, tumor jaringan lunak, ginjal, usus 12 jari, kandung kemih, endometrium, testis, saluran empedu, kantong empedu, anal, mata, adrenal, otak, dan leukemia (sumber: www.asiacancer.com ). 


Penyebab kanker hingga saat ini tidak diketahui pasti karena sifatnya multikausatif dan dapat merupakan gabungan dari beberapa sebab/faktor seperti faktor genetik (keturunan), lingkungan, makanan, virus, infeksi, gaya hidup dan tingkat stres, gangguan keseimbangan hormonal, faktor emosi, dan radikal bebas.

Hipnoterapi, dalam konteks membantu penderita kanker, hanya fokus pada aspek emosi dan dinamika yang terjadi di pikiran bawah sadar klien. Salah satu penyebab kanker adalah karena kinerja imun sistem menurun akibat stres kronis yang dialami seseorang. Dan di sinilah peran hipnoterapi dalam membantu penderita kanker.



Apakah hipnoterapi bisa membantu dalam penyembuhan kanker? Jawabannya bisa. Tahun lalu saya sempat bantu seorang klien yang alami kanker tulang stadium lanjut dan telah menyebar ke dua tulang rusuk kanan dan ruas tulang belakang L2 dan L5.

 
Sebelum saya tangani klien ini saya minta ia berdoa, sesuai keyakinannya dan mohon kesembuhan dari Tuhan/Allah yang ia imani. Saya tekankan pada klien ini, hipnoterapis hanya memfasilitasi prosesnya dan kesembuhan selalu dari Yang Kuasa.

Saya tangani klien ini sebanyak tiga sesi, sebelum ia jalani enam sesi kemoterapi. Antara sesi kemoterapi tiga dan empat klien minta jumpa saya untuk lakukan satu sesi terapi lagi.


Apa yang dilakukan hipnoterapis dalam upaya membantu penderita kanker?

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan dilakukan. Pertama, terapis bantu klien atasi emosinya. Ada tiga emosi penting yang perlu dibereskan. Pertama, emosi yang mengganggu klien sehingga memengaruhi kinerja imun sistemnya. Kita tahu bahwa stres, apalagi kronis, menyebabkan kinerja imun sistem menurun.
 


Kanker

Selanjutnya terapis membantu klien menerima, mengerti, dan mengatasi berbagai emosi yang muncul karena kanker, antara lain, takut, cemas, khawatir, tidak berdaya, marah, bisa pada diri sendiri, lingkungan, atau pada Tuhan, merasa menyesal, dan terutama takut meninggal.

Emosi ketiga yang perlu diproses adalah perasaan takut/cemas yang berhubungan dengan proses pengobatannya. Klien juga dapat diberi sugesti bahwa kemoterapi ini hanya membunuh sel-sel kanker saja dan sama sekali tidak memengaruhi sel tubuhnya yang sehat. Dan setiap kali usai jalani kemoterapi klien merasa tubuhnya sehat, segar, dan nafsu makannya meningkat.

Selanjutnya, ini juga sangat penting, klien diajarkan mind-body healing melalui teknik sensualisasi yang perlu dilakukan minimal sehari tiga kali. Ini untuk memrogram ulang pikiran bawah sadar klien sehingga tubuhnya bisa ikut menjadi sehat. Teknik ini sejalan dengan riset epigenetics, bagaimana pikiran dan perasaan mampu memengaruhi kerja gen dan hubungannya dengan kesehatan.

Hal lain yang juga sangat penting diperhatikan adalah klien harus bisa temukan alasan yang kuat dan jelas untuk tetap hidup. Dalam contoh kasus yang saya tangani, alasan utama klien untuk bisa sembuh adalah demi membahagiakan istri dan anak-anak yang ia cintai. Berikutnya, pikiran bawah sadar klien diberi target untuk bisa sukses mencapai ini semua. Alasan hidup ini adalah salah satu motivasi internal yang sangat kuat.


Puji dan syukur kepada Tuhan/Allah, hasilnya klien saat ini dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan dengan PET Scan menyatakan klien “bersih”. Bulan lalu klien ke Penang untuk pemeriksaan rutin dan dinyatakan tetap “bersih”. Saat ini klien sudah bisa aktif bekerja dan bisnisnya semakin maju. Akibat kankernya, sendi peluru lengan kiri dan sekitar lima belas sentimenter tulang lengan atas harus diganti dengan sendi dan tulang buatan.

Klien juga perlu dapat dukungan penuh dari keluarga intinya, terutama di aspek emosi. Hal ini penting karena saat kondisi klien rapuh dan labih, didera berbagai emosi yang berhubungan dengan sakitnya, ia butuh oase untuk bisa bertahan.



Dalam melakukan proses penyembuhan, pikiran bawah sadar klien yang akan tentukan skenario atau metaforanya, bukan terapis. Skenario atau metafora yang dipilihkan oleh terapis seringkali tidak bisa diterima dengan baik oleh pikiran bawah sadar klien.

Bagaimana bila penderita sudah tidak lagi bisa sembuh karena kondisinya sudah benar-benar parah?



Seperti yang dijelaskan di atas, hipnoterapi bertujuan membantu penderita kanker. Bila dengan bantuan ini ternyata bisa meningkatkan kemungkinan klien sembuh, tentu ini sangat baik. Dan bila klien sembuh, terapis tidak boleh mengklaim bahwa kesembuhan ini semata karena hipnoterapi. Sebaliknya bila klien tidak bisa sembuh, hipnoterapi tetap punya kontribusi positif terhadap diri klien.

Salah satu hipnoterapis AWGI, yang adalah relawan paliatif, banyak membantu penderita kanker stadium lanjut. Beliau sering membantu penderita kanker yang kesakitan karena kondisinya sudah sedemikian parah dan dokter sudah tidak lagi bisa berikan morfin untuk atasi rasa sakitnya. Yang ia lakukan adalah membantu kliennya untuk masuk ke kondisi rileksasi yang sangat-sangat dalam sehingga tubuh secara alamiah hasilkan endorfin dan sakitnya berkurang drastis, bahkan ada yang tidak lagi merasa sakit sama sekali. ​


Hipnoterapi juga bisa bantu penderita kanker untuk atasi beban emosi yang mereka bawa selama ini dalam hidup. Dengan demikian, bila tiba saatnya mereka kembali ke Yang Kuasa, mereka pergi dengan kondisi pikiran tenang, hati damai, bahagia, penuh rasa syukur dan pasrah.

Saat seseorang menderita kanker maka bisa ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi. Pertama, ia sembuh. Kedua, kanker tetap ada di tubuhnya namun tidak mengganggu lagi. tidak mengecil atau membesar. Ketiga, dan ini yang paling sering terjadi, penderita meninggal.

Satu buku bagus yang sangat disarankan untuk dibaca membahas kanker, dalam bahasa yang lugas dan mudah dimengerti orang awam, adalah "Pintar dan Bijak Hadapi Kanker" karya Widya Saraswati, CCH. ​


Sumber: http://www.adiwgunawan.com/articles/hipnoterapi-dan-kanker

0 komentar:

Posting Komentar