Jumat, 04 November 2016

Ternyata Emosi Negatif “Membunuhmu”

Tahukah Anda ternyata Emosi Negatif “Membunuhmu”


Kemarin saya telah mensharingkan bukti betapa Teriakan Negatif ternyata Membunuh Roh Orang yang kita Cintai. Hari ini saya ingin mensharingkan bukti yang saya alami sendiri.

Tahukah Anda bahwa manusia memiliki energy?

Tahukah Anda bahwa energi ada 2 yakni energi positif dan energi negatif?

Tahukah Anda bahwa energi positif menghidupkan dan memperbesar energi?

Tahukah Anda bahwa energi negatif membunuh dan memperkecil energi?

Pernahkah melihat orang marah ataupun berkata-kata negatif?

Pernahkah Anda melihat orang yang berkata-kata negatif kepada orang lain dan merasa bangga dengan yang ia lakukan?

Hampir pasti orang-orang seperti itu TIDAK TAHU bahwa saat mereka berkata-kata negatif kepada orang lain, mereka OTOMATIS juga sedang “membunuh” diri mereka sendiri di saat yang bersamaan. Sewaktu saya mengikuti seminar Quantum Life Transformation yang diadakan selama 4 hari 3 malam oleh guru saya Adi W. Gunawan di Surabaya, dilakukan suatu eksperimen simple.

Pak Adi W. Gunawan berdiri di depan sebuah layar putih besar dimana saat lampu diredupkan, saya dan sekitar 700  peserta workshop diajarkan untuk bisa melihat aura pak Adi. Untuk info lebih jelas mengenai apa itu Aura bisa klik DISINI. Sebagai seorang awam yang baru pertama kalinya bisa melihat aura, saya melihat aura itu seperti lapisan berwarna abu-abu yang berada di sekeliling tubuh pak Adi. Tentu saja jika Anda seorang professional maka Anda pastilah bisa melihat aura itu dengan berbagai macam warna yang bisa berubah-ubah tergantung situasi dan konsisi seseorang.

Hipnoterapi Aura Adi W Gunawan



Karena saya masih awam dan baru pertama kali, otomatis saya baru mampu melihat aura nya dengan warna abu-abu disertai dengan ketebalan lapisan auranya. Singkat kata secara awam, ketebalan aura bisa diartikan sebagai besar kecilnya energi yang kita miliki.

Kemudian dilakukanlah percobaan, seluruh peserta diminta untuk meneriakkan kata-kata negatif yang ditujukan kepada pak Adi, cukup di dalam hati saja. Saya dan sekitar 700 peserta workshop yang lain melihat dengan mata kepala sendiri, betapa lapisan aura pak Adi yang semula tebalnya sekitar 1meter susut, mengecil, terus mengecil dan hampir hilang hanya dalam hitungan detik.

Lalu dilakukanlah percobaan yang kedua dimana seluruh peserta diajak untuk bersama-sama meneriakan kata-kata yang positif kepada pak Adi dan tetap di dalam hati. Hanya dalam hitungan detik, kami menyaksikan ketebalan aura pak Adi yang semula hampir hilang akibat percobaan pertama kami, menebal, dan terus membesar sehingga ketebalannya mencapai lebih dari 2 meter.

Setelah itu dilakukanlah percobaan yang ketiga dimana pak Adi memegang amplop besar dimana kita semua tidak ada yang tahu apa isi yang ada di dalam amplop besar yang tersegel rapat tersebut. Anehnya adalah saat pak Adi memegang amplop besar yang tertutup itu, entah mengapa ketebalan auranya (energi nya) tiba-tiba kembali menipis.

Dan terakhir dilakukanlah percobaan yang keempat dimana pak Adi memegang amplop kedua dan kembali hanya dalam hitungan detik, lapisan auranya kembali menebal menjadi lebih dari 2 meter.

Saya dan sekitar 700 peserta workshop yang lain hanya bisa ternganga melihat kejadian yang baru pertama kali kami saksikan dengan mata kepala kami sendiri.

Dan tibalah saat kami tunggu-tunggu. Apa sih yang ada di dalam amplop besar tersebut? Hayoo…………menurut Anda, apa yang ada di dalam isi amplop besar tersebut?.....

Kami sesama peserta seminar berusaha ikut menebak apa isi amplop tersebut. Dan ternyata, isinya membuat saya dan ratusan peserta lain tercengang…..

Isi amplop yang pertama ternyata adalah…… Koran yang berisikan berita negatif. Seperti yang kita tahu, media cetak seperti Koran juga terbagi 2, yakni Koran yang berisikan berita berbobot dan Koran yang berisikan berita-berita negatif yang setiap hari isinya seputaran perkosaan, pembunuhan, kejahatan, tindak criminal, dan berbagai berita sadis dan tragis lainnya. Amplop pertama ternyata berisikan Koran yang sarat dengan berita-berita negatif, plus beberapa lembar artikel yang berisikan berita negatif dan beberapa gambar kejahatan, kekerasan, dan gambar negatif lainnya.

Btw, amplop itu belum dibaca loh! Jangankan dibaca, lha wong amplop nya saja tertutup rapat dan disegel. Belum dibaca, hanya dipegang atau ditaruh dekat-dekat saja ternyata energi negatif dari berita negatif itu sudah bisa menyedot serta menguras energi kita sebagai manusia.

Seperti yang sudah bisa ditebak, saat segel amplop kedua dibuka ternyata berisikan buku-buku yang berisikan hal-hal yang positif dan juga bermanfaat.

Kejadian itu seakan-akan semakin membuka mata batin saya. Saya pun menjadi semakin sadar. Ternyata segitunya toh berita, info, kata-kata, gambar-gambar, positif ataupun negatif bisa mempengaruhi energi seseorang. Pantas saja orang yang senantiasa berkata-kata negatif seringkali merasakan dirinya lelah, capai, dan seringpula sakit-sakitan. Btw, Anda tentunya sudah tahu bahwa energi negatif bisa menurunkan kekebalan dan daya tahan tubuh seseorang bukan?

Tidak hanya sering dan mudah jatuh sakit, biasa nya orang-orang seperti ini sesuai dengan hukum LOA (Law of Attraction) kerap mendapatkan kesulitan di dalam kehidupannya. Entah itu keluarga yang tidak harmonis, hubungan yang tidak bahagia, ada saja bencana dan kesialan di dalam hidupnya, bahkan hal-hal yang mestinya mudah kok terasa sulit sekali untuk diperoleh.

Singkat kata berada di dekat orang-orang yang seperti ini entah mengapa hati ini kok rasanya tidak nyaman, dan badan ini terasa capek, lelah, seperti terkuras habis energinya, bahkan daya tahan kita pun bisa ikut menurun sehingga mudah sakit. Coba Anda ingat-ingat saat teman, saudara, ataupun kenalan Anda marah-marah, berkata-kata negatif, omongannya kasar, nada suaranya juga seringkali membentak-bentak, teriak-teriak dan sarat dengan kemarahan serta kekesalan, sedang menumpahkan kekesalannya terhadap anda ataupun terhadap orang lain namun ceritanya ke Anda (istilahnya curhat), apa yang Anda rasakan setelahnya?

Hipnoterapi Emosi Negatif


Apakah hati dan fisik Anda menjadi lebih baik dan lebih sehat ataukah sebaliknya? Suasana hati Anda memburuk, Anda ikutan marah dan kesal, hati terasa panas dan tidak betah, dada tertekan dan setelah itu badan terasa capek seperti habis bekerja keras. Energi rasanya habis terkikis. Persis seperti yang saya jelaskan di atas.

Sebaliknya coba perhatikan orang-orang yang energi nya positif, yang kalau berkata-kata sejuk adem baik secara nada ataupun kata-kata. Orang yang selalu tertawa tulus dari lubuk hatinya karna memang hatinya feel good.  Orang-orang seperti ini tampak selalu berenergi karena memang energi nya full. Ia selalu sehat dan jarang jatuh sakit. Kalaupun sakit, sebentar juga sudah sembuh.

Orang-orang seperti inilah yang kerap mendapatkan kemudahan. Hal-hal yang terasa sulit menjadi mudah. Hal-hal yang sepertinya mustahil, entah mengapa dipermudah jalannya. Kita pun jika berada di dekat-dekat orang yang seperti ini entah mengapa hati rasanya, adem dan nyaman. Rasanya enak saja.

Coba ingat-ingat saat Anda berada dekat dengan orang yang selalu positif, selalu ceria dan bersemangat, selalu tertawa bahagia, selalu berkata-kata yang baik dan positif, nada suaranya juga halus dan enak di dengar, apakah yang Anda rasakan? Apakah Anda merasa capek, lelah dan tertekan? Atau sebaliknya? Suasana hati Anda membaik, Anda pun merasa lebih bahagia dan bersemangat seolah penuh energi?

Hipnoterapi Emosi Positif

Saya yakin betul seandainya setiap orang di dunia memiliki pengetahuan akan hal ini, minimal berita negatif berkurang, kata-kata kasar dan negatif berkurang, provokator berkurang, orang yang terprovokasi pun berkurang, demo-demo berkurang, orang yang saling menjegal berkurang digantikan dengan rasa aman, damai di dunia, penuh cinta kasih, penuh kebahagiaan, penuh dengan hal-hal yang positif, hal-hal yang baik, orang-orang saling bersatu dan bekerja sama untuk membangun Negara tercinta ini, Negara kita bisa semakin maju, kita, anak-anak dan keluarga kita pun menjadi lebih bahagia. Rasa benci, dan iri hati pun pastilah berkurang digantikan dengan kebijaksanaan yang semakin bertumbuh.

Yang jelas kini kita tahu dengan jelas, saat kita berkata-kata negatif meskipun hanya di dalam hati, baik terhadap diri sendiri ataupun orang lain, kita secara otomatis sedang “membunuh” diri kita sendiri.

Masih belum percaya, lakukanlah percobaan sederhana ini. Caranya sangat mudah. Jujur jawablah di dalam hati Anda, apa yang Anda rasakan sewaktu Anda membaca kata-kata negatif ini, bacalah pelan-pelan dan resapi.

Perang, kerusuhan, bencana alam, pembunuhan, pemerkosaan, kejahatan, kebencian, kemarahan, iri hati, dengki, kesedihan mendalam, bodoh, jelek, kasar, lemah, dendam, perpecahan, adu domba, sakit, aku benci kamu, mati saja kau, ganyang, bakar, penjarakan, potong tangan, dan sejenisnya.

Ada rasa tidak nyaman di hati Anda?

Dada terasa mulai sesak dan tertekan?

Di hari terasa tidak enak?

Raut muka Anda mulai berkerut?

Senyum bahagia hilang dari muka Anda digantikan rasa tidak nyaman?

Sekarang lakukan percobaan simple yang kedua ini. Caranya juga sangat mudah. Jujur jawablah di dalam hati Anda, apa yang Anda rasakan sewaktu Anda membaca kata-kata positif ini:

Tenang, bahagia, damai, aman, sukacita, sehat, indah, rukun, pintar, cantik, ganteng, aku cinta kamu, aku sayang kamu, panjang umur, semangat, kuat, nyaman, lega, plong, enak sekali, aman dan damai di bumi Indonesia, saling membantu, saling mendukung, saling bekerja sama,terima kasih, berkat, rezeki berlimpah, dan  sejenisnya.

Mulai merasakan dorongan semangat di hati Anda?

Tiba-tiba tanpa Anda sadari Anda telah tersenyum bahagia?

Hati terasa semakin enak dan bahagia?

Hati terasa semakin nyaman?

Sesak di dada digantikan perasaan lega dan plong enak sekali?

Anda merasakan seperti ada dorongan energi yang membuat Anda lebih bersemangat?

Kini setelah Anda tahu hal ini,

Apakah Anda memilih untuk memiliki emosi negatif?

Ataukah Anda memilih untuk memiliki emosi positif?

Apakah Anda memilih untuk memiliki emosi negatif yang menjatuhkan Anda dan bangsa ini?

Ataukah Anda memilih untuk memiliki emosi positif yang membangun Anda dan bangsa ini?

Pilihan ada di tangan Anda. Yang jelas semakin banyak orang yang berenergi positif, semakin aman, damai, dan penuh suka cita bangsa ini. Semakin terjaga keutuhan negeri tercinta ini dan semakin maju pula bangsa ini, Indonesia.

Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, bagikanlah pengetahuan ini kepada seluruh kenalan Anda agar semakin banyak orang yang tercerahkan hatinya dan kesatuan serta keutuhan Negara kita tercinta ini Indonesia bisa semakin terjaga.

NB: Tahukah Anda Hipnoterapi bisa mengubah emosi negatif menjadi positif dengan cepat dan mudah? Apa itu Hipnoterapi?


 
#ImelHipnoterapis

#SayaAWGI


#SayaOrangIndonesia

#SayaBanggaJadiOrangIndonesia

#IndonesiaSatu

#IndonesiaAman

 

 

 

 




 



0 komentar:

Posting Komentar